Cara Hitung Pemakaian Listrik

Ini Dia Beda Listrik Prabayar dan Pasca Bayar

Saat ini, listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kita. Tidak hanya untuk mendukung aktivitas harian rumah tangga, listrik juga diperlukan dalam berbagai sektor industri. Bagi Anda yang bekerja dari rumah dengan menggunakan perangkat elektronik, keberadaan listrik adalah kunci dalam mendukung produktivitas. Ada dua sistem pembayaran listrik yang tersedia di Indonesia yakni prabayar dan pasca bayar. Apa beda listrik prabayar dan pasca bayar?

Kedua jenis listrik ini pada dasarnya memiliki tarif yang sama. Namun, masing-masing tetap punya kekurangan dan kelebihan. Simak ulasan lengkap tentang beda listrik prabayar dan pasca bayar berikut ini!

Beda Listrik Prabayar dan Pasca Bayar

Untuk memahami perbedaannya, Anda harus tahu cara kerja keduanya. Listrik prabayar adalah listrik yang bisa digunakan sebelum/pra Anda melakukan pembayaran. Artinya, Anda harus mengisi daya listrik terlebih dahulu dengan menggunakan voucher sebelum dapat menikmati alirannya. 

Nilai yang daya yang bisa dipakai juga terbatas pada jumlah yang Anda masukkan lewat voucher. Kalau daya sudah habis, maka listrik akan padam dan Anda harus mengisi ulang untuk bisa menggunakannya kembali. Nilai nominal voucher yang tersedia adalah mulai Rp20.000.

Sementara itu, listrik pasca bayar menggunakan sistem pembayaran yang sebaliknya. Dengan listrik pasca bayar, Anda bisa memakai arus listrik sesuai dengan kebutuhan Anda dan membayar biayanya setiap bulan sesuai dengan jumlah daya yang dihabiskan.

Kelebihan Listrik Prabayar

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, baik listrik prabayar maupun pasca bayar sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Adapun kelebihan listrik prabayar adalah:

  • Mudah dikontrol. Karena Anda harus mengisi voucher terlebih dahulu sebelum menggunakannya, Anda bisa mengatur besaran nilai daya yang akan digunakan. Jadi kalau Anda ingin berhemat, Anda bisa lebih mudah melakukannya
  • Tidak ada denda keterlambatan. Jika pelanggan listrik pasca bayar kerap mendapat teguran jika terlambat membayar, pengguna listrik prabayar tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut. Selain tidak ada denda, tidak ada risiko pemutusan.

Kelebihan Listrik Pasca Bayar

  • Tidak khawatir kehabisan listrik mendadak. Karena tidak menggunakan batasan penggunaan tertentu, Anda jadi bisa memakai listrik tanpa khawatir token habis. Tapi ini juga disertai dengan konsekuensi biaya tinggi yang harus dikeluarkan
  • Tidak perlu repot mengisi voucher berulang-ulang. Pengguna listrik prabayar kerap lupa melakukan pengisian kembali token listriknya. Hal ini menyebabkan listrik padam dan tidak bisa digunakan. Penggunaan sistem prabayar akan menghindarkan Anda dari masalah dan kerepotan semacam ini.

Itulah beda listrik prabayar dan pasca bayar. Lalu, mana yang lebih menguntungkan? Pada dasarnya kedua jenis sistem pembayaran listrik tidak ada yang lebih baik. Semuanya tergantung pada kebutuhan pribadi Anda. 

Punya pertanyaan seputar instalasi dan pemasangan listrik pada hunian dan bangunan? Hubungi Credo.id sekarang juga. Credo.id merupakan kontraktor listrik berpengalaman yang menyediakan beragam layanan mulai dari instalasi listrik sampai maintenance dan service.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top